Download

Hasil Pemetaan IDSD Tahun 2021

Tayang : 31/12/2021 00:00:00
Dikunjungi : x

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah melaksanakan pemetaan secara nasional terhadap daya saing daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota dengan menggunakan instrumen Pemetaan Ekosistem Inovasi melalui Indeks Daya Saing Daerah (IDSD). Kegiatan tersebut diharapkan dapat memetakan tingkat daya saing daerah pada tingkat Propinsi dan Kabupaten/Kota, sebagai upaya untuk mendorong kemandirian dan penguatan daya saing dalam pencapaian target pembangunan daerah di era industri 4.0 serta menjadikan indeks tingkat daya saing daerah sebagai salah satu entry point dalam perumusan, penetapan, monitoring dan evaluasi kebijakan, program dan kegiatan pembangunan di daerah.

Penyelenggaraan Pemetaan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan Industri, Perguruan Tinggi dengan pemda setempat melalui pengisian aplikasi IDSD secara mandiri (self-assesment) dan online. Proses pengisian data melalui laman: http://indeks-inovasi.brin.go.id/ dilakukan oleh Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota melalui perangkat daerah yang memiliki tugas dan fungsi di bidang penelitian dan pengembangan dan/atau perencanaan pembangunan.  Tahun ini, sebanyak  331 Pemerintah Daerah yang terdiri dari 27 Provinsi, 240 Kabupaten dan 64 Kota, telah berpartisipasi pada pemetaan tersebut.  Proses input serta analisis data telah dilaksanakan pada 12 April s.d. 30 November 2021.

Secara ringkas berapa catatan penting dari Penyelenggaraan Pemetaan Indeks Tahun 2021 dengan 4 Aspek, 12 Pilar, 23 Dimensi, dan 97 indikator. Dari 331 Pemerintah Daerah (terlampir) dapat dikategorikan sebagai berikut :

Untuk Pemerintah Daerah tingkat Provinsi, sebanyak 3 provinsi memiliki skor dengan katagori “Sangat Tinggi”, 15 provinsi memiliki skor dengan Katagori “Tinggi”, 6 provinsi memiliki skor dengan Katagori “Sedang” dan  Sebanyak 3 provinsi dengan Katagori “Rendah”

Untuk Pemerintah Daerah tingkat Kabupaten, sebanyak  3 Kabupaten memiliki skor dengan katagori “Sangat Tinggi”, 87 Kabupaten memiliki skor dengan Katagori “Tinggi”, 92 Kabupaten memiliki skor dengan Katagori “Sedang” dan  Sebanyak 58 Kabupaten dengan Katagori “Rendah”

Untuk Pemerintah Daerah tingkat Kota, sebanyak  3 Kota memiliki skor dengan katagori “Sangat Tinggi”, 32 Kota memiliki skor dengan Katagori “Tinggi”, 24 Kota memiliki skor dengan Katagori “Sedang” dan  Sebanyak 5 Kota dengan Katagori “Rendah”

Demikian disampaikan Hasil Pemetaan Indeks Daya Saing Daerah dapat menjadi pertimbangan perencanaan, pembangunan, penguatan inovasi, peningkatan kerja sama dan perumusan kebijakan sesuai dengan karakteristik kewilayahan dalam rangka pembangunan nasional.